Laman

Selasa, 22 Maret 2011

Kapan Waktu Makan Buah yang Benar, Sebelum atau Setelah Makan?

Buah-buahan kaya akan serat dan berbagai macam vitamin. Namun tidak banyak orang yang tahu kapan waktu makan buah yang benar, sebelum ataukah sesudah makan?

Banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan mengonsumsi buah secara teratur. Buah kaya akan serat, vitamin, mineral dan yang terpenting adalah zat warna buah (phytochemicals) sebagai antioksidan.

Buah merupakan alat untuk detoksifikasi dan penyedia gula alami. Bila dimakan dengan cara yang benar, maka buah akan sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Makan 3 porsi buah setiap hari bisa membersihkan tubuh dari racun dan membantu sistem pencernaan.

Lalu kapan makan buah yang benar, sebelum atau sesudah makan?

"Sistem pencernaan kita sudah diciptakan dengan sempurna. Maka makan buah dapat kapan saja, baik sebelum atau sesudah makan," Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM, dalam artikel yang pernah ditulis detikHealth.

Bila Anda tidak memiliki masalah lambung, maka makan buah sebelum makan akan memberi hasil terbaik. Hal ini akan membuat nutrisi dalam buah akan lebih banyak terserap oleh tubuh.

Untuk orang yang ingin menurunkan berat badan, makan buah sebaiknya dilakukan sebelum makan, agar perut cepat merasa kenyang.

Tapi untuk orang dengan penyakit tertentu seperti radang lambung atau maag, sebaiknya makan buah sesudah makan agar tidak menaikkan asam lambung.

Berikut beberapa tips cara makan buah yang benar agar memberi manfaat maksimal untuk tubuh, seperti dilansir Lifemojo, Selasa (15/3/2011):


  1. Makan buah dalam keadaan perut kosong. Ini akan membuat penyerapan buah oleh tubuh menjadi maksimal.
  2. Setelah makan buah, beri tenggang waktu 30 menit sebelum Anda makan makanan lainnya.
  3. Jika Anda ingin makan buah setelah makan, maka sebaiknya tunggu sekitar 3 jam sebelum makan buah. Ini untuk memastikan bahwa makanan yang sebelumnya sudah dicerna dengan baik oleh tubuh sebelum buah masuk ke dalam tubuh.
  4. Cobalah makan buah di pagi hari. Hal ini membantu untuk meningkatkan gula darah secara perlahan dan tidak tergesa-gesa. Karena sistem pencernaan telah diam sepanjang malam, makan buah adalah cara restart yang lembut di pagi hari.
  5. Jangan makan buah bersamaan dengan makanan lain
  6. Makan buah sebagai pencuci mulut tidak memberi hasil terbaik untuk tubuh
  7. Makanlah buah organik untuk menghindarkan efek pestisida yang tersisa
  8. Hindari buah kaleng, buah beku atau buah yang sudah diproses. Buah-buah yang sudah diolah biasanya mengandung banyak gula, pengawet atau bahan kimia tambahan lainnya yang tidak diinginkan.

Minuman-minuman yang Bagus Buat Tubuh

Minuman ringan, minuman berenergi atau jus buah buatan memang sangat populer, namun minuman tersebut memiliki efek buruk pada kesehatan Anda. Sebaliknya, ada beberapa minuman yang justru sangat bagus untuk kesehatan. Apa saja?

Minuman ringan bersoda, minuman berenergi dan jus buah buatan kebanyakan mengandung gula. Ini membuatnya tinggi kalori tanpa ada kandungan gizi.

Setidaknya ada 6 minuman yang bagus untuk kesehatan, seperti dilansir Lifemojo, Rabu (23/2/2011), yaitu:

1. Air putih
Air putih adalah cairan paling dasar yang dibutuhkan tubuh manusia. Air diperlukan untuk memainkan fungsi di otak, ginjal dan jantung. Hidrasi yang tepat membantu menjaga sendi dan pelumasan otot. Air bahkan bisa membantu Anda dalam menurunkan berat badan dengan menekan nafsu makan dan mempercepat metabolisme. Dianjurkan minum 8 gelas air putih setiap hari.

2. Jus buah dan sayur segar
Buah dan sayur sangat dibutuhkan untuk kesehatan, tetapi mengonsumsinya dengan dimakan biasa terkadang bisa membosankan, sehingga menikmatinya jus buah atau sayur adalah salah satu pilihan yang baik. Tapi sebaiknya tidak menambahkan banyak gula pada jus segar tersebut.

3. Teh hijau
Teh hijau merupakan gudang dari mineral dan antioksidan. Hal ini dapat meningkatkan metabolisme sehingga membantu menurunkan berat badan, otak menjadi rileks, meningkatkan kesehatan jantung dan bahkan dapat mengontrol diabetes dan eksim.

Flavonoid dan polifenol yang terkandung dalam teh hijau dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh ke tingkat yang luar biasa, dan kandungan catechin hadir dapat menghilangkan kantuk dan bekerja sebagai pengurang stres.

4. Susu
Kalsium dalam susu tidak hanya membantu memperkuat tulang tetapi juga berkontribusi terhadap pengrusakan lemak yang tersimpan dalam sel-sel lemak dalam tubuh. Jika Anda berencana menurunkan berat badan atau takut dengan kandungan lemak dalam susu, pilihlah susu skim.

5. Kopi
Kopi juga merupakan minuman sehat bila dikonsumsi tidak terlalu banyak (1 atau 2 cangkir per hari). Kafein telah lama dikenal untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, kafein juga dikenal dapat melindungi tubuh dari penyakit Parkinson, Alzheimer, bentuk-bentuk tertentu dari penyakit jantung dan kanker usus besar.

Penelitian terakhir juga menunjukkan bahwa dosis moderat kafein dapat mengurangu nyeri pasca latihan otot hingga 48 persen, sehingga membuat lebih mudah bagi pemula untuk transisi dari minggu pertama ke dalam program latihan yang lebih lama.

6. Buttermilk

Buttermilk adalah minuman yang sempurna untuk musim panas. Buttermilk menyediakan kalsium, vitamin B kompleks, kalium dan fosfor. Jika dibuat dari bakteri probiotik, hal tersebut juga bermanfaat untuk sistem pencernaan Anda.